Langsung ke konten utama

Aku Masuk USU

Halo semuanya!
Di blog kali ini, gue akan berbagi sedikit pengalaman tentang gimana sih tips dan trik belajar yang bisa membuat gue lolos SBMPTN? 
So fyi, gue salah satu manusia 'gap-year' yang harusnya kuliah tahun 2017. Lho, kenapa? Ga lolos SBM? 
Yups.. 
Tahun lalu gue ditolak mentah-mentah sama PTN, tapi sebenernya gue keterima di beberapa PTS di wilayah Ibukota. 

"Terus kenapa jadi nganggur? kan bisa tuh kuliah di PTS" 

2017 lalu, gue lolos ujian masuk Universitas Pertamina dan President University (beasiswa 80%) tapi gue tidak memilih diantara keduanya karena orangtua (mama) sakit. Jadi gue memutuskan untuk nganggur karena pure mau mengurus mama yang sakit di rumah. Oiya btw gue udah terpisah sama beliau tiga tahun karena SMA di Bogor, sedangkan rumah di Medan. Tamat SMA (Mei '17) gue balik ke Medan dan menjalankan tugas gue sebagai anak untuk mengurus orangtua sakit. Tapi Tuhan berkehendak lain.. Dia menjemput mama tanggal 14 November 2017. 
Yups.. 
Gue cuma berkesempatan mengurus mendiang pas enam bulan. Takterbayangkan kalau aja gue jadi kuliah tahun lalu di Jakarta, gue ga akan lihat dia dihari-hari terakhirnya. So gue bersyukur banget sama Tuhan karena pilihan untuk gap-year adalah pilihan yang terbaik. 

*oke masuk ke inti*

Sepeninggal mama bulan November 2017, gue memutuskan untuk mengikuti bimbel pertengahan Desember 2017. Jujur aja, gue benar-benar tidak bisa fokus belajar entah karena masih ngerasa berduka, malas, atau hal lain. Gue juga menjalankan amanat mama yang intinya pengen gue ke IPS. Ya akhirnya gue lintas jalur (tidak patut ditiru).. 

Lo semua bisa bayangin gue ga ngerti IPS sama sekali, sedangkan SBM kurang dari lima bulan, ditambah lagi rasa duka yang membuat gue literally down
Tapi dengan semua rasa yang tidak enak itu, gue berhasil mengalahkan semuanya, dan gue lolos. 

Bisa dibilang bulan Des-Feb gue masih not in the good mood untuk mulai belajar. Gue sering bolos, bahkan pernah hampir sebulan penuh! Lalu akhirnya sekitar bulan Maret gue mulai terpacu belajar karena gue ditolak sama PTS yang pernah nerima gue sebagai calon mahasiswanya. 

  • Pertama: Gue tipe orang yang suka belajar itu sendiri. Jadi setiap selesai belajar di bimbel, gue pasti cari ruangan yang kosong untuk belajar dari video online Zenius. Kalau kalian belum tahu apa itu Zenius, klik disini. Belajar dari Zenius sangatsangat worth. Gue yang notabenenya anak IPA bisa ngerti materi IPS sampe akar! Kalian bisa akses semua videonya dengan beli voucher belajar online dengan berbagai harga. Klik disini untuk lihat harga yang pas!


  • Kedua: Gue memperluas wawasan materi dan soal SBM dari buku Wangsit Education. Beberapa cara cepat, tips dan trik, serta soal-soal yang lengkap selalu jadi santapan gue tiap hari. 


  • Ketiga: Gue selalu dengan senang hati untuk ngajarin temen gue di bimbel. Karena kalau kita mengajari orang lain materi tertentu, percaya deh, materi itu bakal nemplok terus di otak! Sekalian berbagi wawasan, kan tidak salah.. 


  • Keempat: Gue selalu membandingkan nilai-pengetahuan-skor simulasi dengan teman bimbel. Kenapa ini perlu? Karena dengan melihat kenyataan bahwa gue masih dibawah teman-teman, gue makin semangat lagi untuk bisa mengalahkan mereka. 

"Mereka kok bisa ya simulasi lolos di pilihan 1? Kok gue ga lolos? Apa gue sebodoh itu?"


  • Kelima: Time table.


Yups.. per tanggal 15 April 2018 baru gue beneran force untuk belajar. Udah, gini doang jadwalnya. 
Fyi, lebih baik kalian buat jadwal untuk belajar satu mapel dalam beberapa hari, daripada satu hari belajar banyak mapel. 







  • Keenam: Try Out. Penting banget!! Mau yang online, langsung, berbayar, dll T.O. hukumnya WAJIB bagi pejuang SBM. Intinya sama seperti poin ke-4, kalian bisa lihat sendiri, "Waduh.. bisa lolos SBM ngga ya dengan nilai segini?" 


Oke readers, itu dia enam cara yang gue lakukan saat jadi pejuang SBM '18. Oya asal kalian tahu, pendaftar SBMPTN 2018 sekitar 850ribu orang, sedangkan yang diterima hanya sekitar 165ribu saja. Satu kursi PTN diperebutkan 8 orang. Susah? Tentu saja! Bahkan beberapa teman gue yang sesama gap-year juga banyak yang tidak lolos lagi


dan setelah menunggu pengumuman hampir dua bulan.. 
taraaaaa

oiya gue keterima di pilihan kedua. Pilihan pertama Unpad dengan jurusan yang sama. Tapi gue bersyukur dapat USU biar gue ga jauh-jauh dari bapak yang ditinggal sendiri sama mama. 
Mak, aku masuk USU! 









Komentar